Logo BaliMobi
Logo BaliMobi



Alasan Kenapa Bisnis Ojek Online Gagal

By BALIMOBI on Kamis, 12 Januari 2023
Alasan Kenapa Bisnis Ojek Online Gagal

Kenapa bisnis ojek online banyak yang gagal? Apa penyebab bisnis ojek online bisa gagal / gulung tikar? Semenjak hadirnya perusahaan ojek online seperti GOJEK dan GRAB, banyak perusahaan ojek online ingin meniru kisah sukses GOJEK dan GRAB. Total ada puluhan perusahaan ojek online bermunculan di berbagai daerah di Indonesia. Tapi tidak semua bisnis ojek online berjalan mulus. Banyak bahkan sebagian besar perusahaan ojek online lokal berakhir gagal total. Ada juga sebagian perusahaan ojek online masih bertahan meskipun seolah hidup segan mati tak mau. Lantas apa yang membuat perusahaan ojek online ini bisa gagal? Pada artikel ini kami akan membahas penyebab bisnis ojek online gagal.
  1. Perang Tarif dan Promo (Strategi Bakar Uang)
    Pada awal kemunculan bisnis ojek online, perusahaan raksasa seperti GRAB dan GOJEK melakukan strategi bakar uang, yaitu memberikan promo yang luar biasa menggiurkan bagi para konsumen ojek online. Hal ini terbilang wajar mengingat saat itu layanan ojek online masih belum lumrah dan masyarakat masih perlu di edukasi. Jadi untuk melakukan penetrasi pasar, strategi bakar uang dengan beragam diskon promo di lancarkan untuk menarik hati masyarakat. Perusahaan raksasa yang disokong investor raksasa tentu memiliki modal luar biasa besar sehingga bisa melakukan strategi bakar uang dalam jumlah besar serta waktu lama.

    Sementara di sisi lain, perusahaan kecil dengan modal kecil sangat sulit untuk bersaing melawan perusahaan raksasa. Pada awalnya perusahaan ojek online lokal juga ikut memberikan promo-promo menarik agar mampu bersaing melawan perusahaan raksasa. Tapi dengan modal yang kalah jauh, dalam waktu singkat perusahaan lokal akhirnya kehabisan modal. Ketika perusahaan ojek online lokal kehabisan modal sehingga berhenti memberikan tarif promo, pelanggan akhirnya pindah ke perusahaan raksasa yang masih memberikan banyak promo. Satu-persatu perusahaan ojek online menutup bisnis akibat modal yang sudah habis untuk biaya diskon promo. Inilah salah satu alasan kenapa perusahaan ojek online banyak gagal.

  2. Banyak Kompetitor Ojek Online
    Penyebab perusahaan ojek online banyak yang gagal berikutnya adalah karena jumlah kompetitor semakin banyak. Pada awalnya jumlah perusahaan ojek online hanya hitungan jari. Tapi seiring suksesnya perusahaan GOJEK dan GRAB, semakin banyak pengusaha mencoba membuka bisnis transportasi online. Dalam waktu singkat ada banyak perusahaan ojek online baru bermunculan. Hadirnya semakin banyak perusahaan ojek online baru membuat persaingan menjadi semakin ketat. Perang tarif dan promo tidak dapat dihindarkan. Akhirnya hanya perusahaan yang mampu memberikan subsidi serta promo yang tetap bertahan. Perusahaan ojek online dengan modal kecil? Harus siap tergilas para kompetitor raksasa.

  3. Tidak Memiliki Nilai Plus
    Selain kendala modal minim, banyak perusahaan ojek online lokal yang sebenarnya hanya ikut-ikutan saja. Tidak mampu memberi nilai plus adalah penyebab perusahaan ojek online gagal. Hanya berharap pada keberuntungan tanpa memberikan nilai lebih, tentu akan sangat sulit untuk dapat bersaing melawan kompetitor ojek online lain. Sangat penting untuk memiliki strategi berbeda agar tidak terus terjebak dengan perang tarif dan promo. Untuk itu beberaoa perusahaan menghadirkan sesuatu yang berbeda, misalnya ojek online khusus perempuan. Tapi apakah strategi tersebut berhasil? Sejauh ini tampaknya masyarakat kita masih lebih tertarik dengan promo tarif murah.

  4. Tidak Membuka Cabang Di Daerah Lain
    Meski ditengah iklim bisnis yang kompetitif dengan hadirnya banyak bisnis ojek online baru, ada beberapa perusahaan ojek online yang sepertinya terlihat unggul serta mampu bertahan. Tapi sayang sekali karakteristik perusahaan lokal enggan untuk membuka cabang di daerah lain. Area negara Indonesia yang sedemikian luas, masih banyak daerah belum terjangkau oleh perusahaan ojek online. Ini adalah kesempatan emas untuk melakukan ekspansi ke daerah tersebut. Lantas kenapa tidak melakukan ekspansi ke daerah lain? Ada beragam alasan dari pengusaha ojek online. Tapi yang pasti, membuka bisnis ojek online di daerah kecil / terbatas sangat beresiko. Sebab jika di satu kota mengalami kendala (misal PSBB) maka bisnis ojek online akan terhenti total dan akhirnya gulung tikar.

  5. Tidak Mau Keluar Modal
    Tidak mau keluar modal banyak adalah alasan yang paling sering membuat bisnis ojek online gagal total. Membuka bisnis ojek online atau bisnis lainnya memang memiliki resiko. Tapi berharap modal kecil dengan untung besar tentulah tidak masuk akal. Banyak diantara perusahaan ojek online yang membuka bisnis alakadarnya. Mereka menggunakan aplikasi murahan, memberi tarif mahal agar untung banyak, serta tidak memberikan promo kepada pelanggan. Dengan kondisi seperti itu, tentu saja bisnis ojek online akan sulit berkembang dan tidak mampu bersaing dengan kompetitor. Cuma masalah waktu sebelum akhirnya perusahaan ojek online yang tidak bermodal tergilas oleh para kompetitor.

  6. Tidak Menggunakan Teknologi Yang Up To Date
    Perusahaan dengan modal minim ataupun tidak mau keluar modal cenderung menggunakan teknologi lama yang sudah ketinggalan jaman. Berharap modal kecil untung besar, pengusaha enggan menggunakan aplikasi dengan teknologi terbaru. Pengusaha memilih menggunakan aplikasi murah dengan kualitas murahan. Berharap modal kecil bisa bersaing, tentu tidak masuk akal. Akhirnya perusahaan yang menggunakan aplikasi murah tidak dapat bersaing dan berakhir dengan tutup bisnis alias bangkrut. Jadi jangan heran jika dari sekian banyak perusahaan ojek online baru, sangat sedikit yang mampu bertahan. Biaya upgrade teknologi secara berkelanjutan memang tidak murah, tapi jika ingin mampu bersaing maka menggunakan teknologi terbaru serta fitur-fitur terbaru memang suatu keharusan. Lihat saja aplikasi GRAB dan GOJEK yang tiap selang beberapa hari memberikan update aplikasi.

  7. Tidak Memiliki Tim Yang Memadai
    Perusahaan ojek online merupakan perusahaan IT (bukan perusahaan transportasi). Jadi memang hal wajar jika perusahaan ojek online wajib memiliki Tim IT yang memadai. Tapi anehnya banyak diantara perusahaan ojek online yang kami temui tidak memiliki tim IT. Tanpa tim yang memadai, perusahaan ojek online tidak bisa mengambil kebijakan kreatif dan inovatif sehingga hanya terkesan ikut-ikutan tanpa memberikan nilai lebih dibanding kompetitor. Dengan aplikasi yang tidak berkembang, cuma masalah waktu sebelum akhirnya kalah bersaing melawan kompetitor ojek online.

Demikian beberapa penyebab bisnis ojek online gagal total dan berakhir dengan tutup bisnis. Indonesia memang menyimpan potensi bisnis ojek online yang sedemikian besar. Tapi jika anda membuka bisnis ojek online dengan asal-asalan maka cuma masalah waktu sebelum akhirnya bisnis ojek online anda gagal. Pastikan anda memahami seluk-beluk bisnis ojek online sebelum mulai membuka bisnis ojek online. Jangan sampai anda menjadi salah satu dari sekian banyak perusahaan ojek online yang berakhir gagal.

Untuk urusan aplikasi ojek online yang handal dan teruji, percayakan pada BALIMOBI. Aplikasi kami sudah dipercaya oleh 28 perusahaan ojek online dari dalam maupun luar negeri dengan total puluhan ribu driver serta ratuan ribu user. Mulai buka bisnis ojek online anda menggunakan aplikasi berkualitas agar bisa bersaing dengan para kompetitor.

Ingin menjadi pengusaha sukses dibidang bisnis ojek online? Ataukah ingin menjadi perusahaan ojek online gagal karena menggunakan aplikasi murahan? Pilihan ada di tangan anda!






BALIMOBI merupakan penyedia Jasa Pembuatan Aplikasi Android, Aplikasi IOS dan Website. BALIMOBI menawarkan kualitas layanan yang Handal, Cepat dengan Biaya Terjangkau.

Telp:0877 6272 1414
WA:0877 6272 1414
Email:info@balimobi.com
Alamat:
Jln. Damai, Gg. Kamboja No 22
Ds. Kalibukbuk, Kab. Buleleng
Bali - Indonesia

ARTIKEL TERBARU


Lakukan Ini Jika Ingin Usaha Ojek Online Cepat Berkembang Lakukan Ini Jika Ingin Usaha Ojek Online Cepat Berkembang

Cara Buka Usaha Ojek Online Tanpa Modal Cara Buka Usaha Ojek Online Tanpa Modal

Apakah Perang Tarif Promo Ojek Online Sudah Berakhir Apakah Perang Tarif Promo Ojek Online Sudah Berakhir

Kapan Waktu Tepat Membuka Usaha Ojek Online Kapan Waktu Tepat Membuka Usaha Ojek Online

Alasan Kenapa Bisnis Ojek Online Gagal Alasan Kenapa Bisnis Ojek Online Gagal


Whatsapp BALIMOBI